Keluarga Al Qur'an yang Dirindukan Makhluk

Ilustrasi (www.laps.edu.pk)
Sahabat Qur’an, Di perumahan saya tinggal di kawasan Cibubur terdapat satu keluarga yang selalu dirindukan. Semua warga selalu menyapa keluarga ini.

Mereka selalu hadir di masjid bersama. Usai shalat mereka sekeluarga selalu MURAJAAH hafalan Al Quran mereka.

Pergi menuju dan pulang dari masjid mereka selalu membaca ayat-ayat Al Quran. Banyak warga yg merasa iri dan mencontoh keluarga ini. Termasuk keluarga saya.

Saat saya tanya kepada si bapak tentang bagaimana cara mendidik keluarganya. Beliau berujar begini caranya:

1.    Tetapkan waktu untuk menghafal Al Quran & mengulang hafalan. Contoh: Sehabis Subuh & Ashar walau hanya 15 menit
2.    Bacalah & ulangi hafalan Anda dalam proses yang menyenangkan. Seperti saat anda shalat, berjalan dan bermain.
3.    Buatlah games murajaah Al Qura’an yang mengasyikan bersama keluarga anda. Seperti permainan angka, petak umpet, berebut kursi, dsb.
4.    Ajaklah keluarga anda untuk murajaah saat berpergian atau berkendara. Beri hadiah bagi yang benar bacaannya. Atau janjikan ke tempat yang disukai bila mampu murajaah 7-10 surat.
5.    Putarkan MP3 Tilawah Al Quran sesering mungkin. Ganti kebiasaan mendengarkan lagu dengan tilawah Al Quran.

Terus terang, kami sekeluarga mencontoh mereka. Bila kami tak berjumpa mereka, sehari saja. Hidup terasa gelap.

Subhanallah…, rupanya cahaya Al Quran menerangi hidup kami lewat pancaran keluarga yg dirindukan ini.
***
Sumber: kauny.com

Kado Buat Ayah Tercinta

Ketika ayah memutuskan meminang ibu, ayah ingin anak-anaknya nanti punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi kesulitan dengan lebih bijak, lebih tidak tergantung pada siapapun dan selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah akan selalu menuntunku untuk setiap pilihan yang ku ambil. Ayah mulai merencanakan hidupku ketika tahu bahwa ibu hamil (mengandungku), tapi begitu lahir, ia mulai membuat revisi.

Ayah membantu membuat impian jadi kenyataan bahkan dia pun bisa meyakinkanku untuk keluar dari rahim ibu. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu mencarinya.

Ayah mungkin tampak galak, tetapi di mata teman-temanku dia tampak lucu dan menyayangi.

Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis, jadi dia menyalahkan tukang cukurnya yang menggunting terlalu banyak di puncak kepala. Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih, agar akuu bisa melihat para malaikat bergelantungan di sana dan agar aku selalu bisa mengenalinya.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup. Ayah benar-benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar meminta bantuan.

Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahu anaknya apa yang harus dilakukan, tapi jika tidak berkenan ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.

Ayah itu murah hati. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kami butuhkan. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kami ingin bicara.

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk semua keperluan anaknya, meskipun aku tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya.

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihat anaknya melakukan sesuatu persis seperti caranya. Ayah lebih bangga pada prestasi anaknya, daripada prestasinya sendiri.

Ayah hanya akan menyalamiku ketika pertama kali aku pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah pernah berkata "kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkualitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Maha Menciptakannya".

Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu”

Ayah bersikeras, bahwa anak-anaknya kelak harus bersikap lebih baik daripada beliau dulu. Ayah bisa membuatku percaya diri. karena ia percaya pada anaknya. Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik.

Dan terpenting adalah ayah tidak pernah menghalangi untuk mencintai Allah, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar anaknya dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintai karena cintaNya.

Jazakallah bil jannah untuk setiap peluh yang kau teteskan, untuk setiap kerut dahimu yang tak sempat kuhitung, untuk setiap jaga sepanjang malam ketika aku sakit dan ketika kau merindukanku,
untuk tetes air mata laki-laki yang begitu mahal ketika kau khawatirkan aku, untuk kepercayaanmu padaku, meski seringkali kukhianati. Tak pernah bisa terbalas segalanya, kecuali dengan,
jazakallah bil jannah, semoga Allah mengganti semuanya dengan syurgaNya, Aaamiin.

*** 
Kado untukmu Ayah, happy milad. 20 Maret. Barakallahu ya Abi. Uhibbuka fillah dari anakmu tercinta yang selalu berusaha untuk berbakti kepadamu, Hifdzul Aziz.

***





Penulis : Hifdzul Aziz
Santri Pesantren Tahfizh Griya Qur'an pimpinan Ust. Drs. H.M. Taufik Zoelkifli, MM
Berasal dari Bekasi Jawa Barat.
facebook: Hifdzul Aziz

Aa Gym Menikahkan Anaknya yang Hafidzah dengan Seorang Hafidzh

Kabar gembira datang dari dai kondang Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym. Sabtu (7/3) pagi ini, pemimpin pesantren Daarut Tauhid ini akan menikahkan anaknya yang bernama Ghaitsa Zahira Sofa (tampak foto: yang tengah sebelah Aa Gym). Anak gadisnya yang hafidzah itu akan menikah dengan seorang Ustaz Maulana Yusuf yang juga seorang penghafal Al-Qur’an.

“Alhamdulillah dua-duanya dikaruniai Allah hafal Al-Qur’an hafidz dan hafidzah,” kata Aa Gym beberapa hari lalu melalui akun instagramnya.

Di akun Instagram @aagym pagi ini, ia memposting video yang menggambarkan lokasi walimah putrinya yang didominasi warna putih. “Ada yang akan hadir? Akad jam 8 pagi 7 Maret ini di Gegerkalong Girang 38, Pondok Pesantren DT Bandung,” tulisnya.

Lebih lanjut ia menulis bahwa usai akad akan dilanjutkan dengan tausiyah yang akan disampaikan oleh KH. Prof. Miftah Faridl, KH. DR. Syaiful Islam, KH. Prof. DR. Ahsin Sakho, MA.

“Mudah mudahan selain jadi saksi juga dapat ilmu dan pengalaman di pernikahan Ghaitsa Zahira Sofa dan Maulana Yusuf,” tulisnya.

Sumber: bersamadakwah



Short Film, Para Penjaga Wahyu

Sahabat Qur’an

Para Penjaga Wahyu merupakan sebuah short film yang menggambarkan keseharian santri penghafal Al Qur’an di sebuah pesantren. Mereka adalah santri Pesantren Tahfizh Griya Qur’an Depok.

Menghafal Al Qur’an merupakan sesuatu yang luar biasa. Selain harus menjaga keshalehan kepada yang Maha Kuasa, juga dituntut untuk bersungguh-sungguh, mau atau ngga untuk menghafalkannya.

Kemauan merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menghafal Al Qur’an. Tanpa kemauan dan kesungguhan yang keras dalam menghafal Al Qur’an ia hanya fatamorgana.

Mengapa mereka mau menghafal Al Qur'an?
Apa motivasi mereka dalam menghafal Al Qur'an?
Apa yang mendorong mereka untuk tetap memiliki semangat yang kuat dalam menghafal Al Qur'an?
Bagaimana cararanya untuk mengatasi kebosanan?

Masih banyak lagi pelajaran tentang menghafal Al Qur’an  yang in sya Allah kita bisa dapatkan dari film ini. Untuk itu mari kita saksikan filmnya…



(surya/GQ)

Dude Harlino Ingin Anaknya Menjadi Penghafal Al Qur'an

Sahabat Qur’an, Semarak menghafal  Al Qur’an sekarang ini sudah menjadi tren yang sangat luas dimasyarakat kita. Bahkan sampai para artispun mengiginkan anaknya menjadi penghafal Al Qur’an, salah satunya datang dari pasangan Selebritis Dude Harlino & Alyssa Soebandono.

Seperti diberitakan kapanlagi.com bahwa pemeran utama Dalam Mihrab Cinta ini baru saja dikaruniai seorang anak yang diberi nama Muhammad Dirgantara Ariendra Harlino.

Walaupun masih kecil Dude sudah tidak sabar untuk memberikan pendidikan Al Qur’an kepada anaknya. Menurutnya sangat penting artinya untuk seorang agar didekatkan kepada Al Qur'an. Dude yang ditemui dalam satu acara book fair pun mengaku membacakan putranya ayat-ayat Al Qur'an sejak berusia dini.
"Saya dapat ilmu bahwa anaj umur dua minggu dibacakan Al Qur’an habis tahajud oleh orangtuanya sambil digendong. InsyaAllah malam ini akan saya terapkan itu," ucap Dude ditemui di Islamic Book Fair di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2015).
Agama bisa menjadi bekal bagi seseorang untuk menjalani kehidupannya. Karenanya sangat penting artinya apa yang ditanamkan sejak dini bagi seorang anak. Selain menerapkan kepada keluarganya, Dude juga terlibat dalam acara untuk berbagi ilmu dengan lebih banyak orang.
"Sengat penting, menurut saya dalam Islam anak soleh itu bisa jadi amalan tidak terputus. Saya harap saya dan istri dapat melaksanakan amanah Allah sehingga dapat bertanggung jawab dengan apa yang ditanamkan kepada anak," katanya. 
Dengan membaca Al Qur'an, Dude mengaku menjadi pribadi yang lebih tenang. Ia mencoba rutin untuk membaca ayat-ayat suci tersebut. Selain itu saat ini banyak anak kecil yang menjadi hafiz (hafal) Al Qur'an.Dude pun berkeinginan jika putranya Muhammad Dirgantara Ariendra Harlino sudah lebih besar, sang anak bisa hafal Al Qur'an.
"Saya melihat apa yang sudah Ustaz berikan, terutama anak-anak penghafal Al Qur'an. Mudah-mudahan nanti saya bisa didik anak itu (menghafal Al Qur'an)," tandasnya.
(surya/GQ)



Cara Mudah Menghafal Al Qur'an Ala @tips_quran

Sahabat Qur’an, kami sajikan kembali pada postingan kali ini bagaimana menghafal Al Qur’an Ala Tips Ngafal Quran @tips_quran. Yuk kita simak…

#how : 1. Kita sering resah. Suka kesel. Bingung. Emosian. Ngebet. Kalau lagi ngafal. Kenapa? Karena susah!

#how : 2. Rasanya kok ngafal gak masuk masuk. Sekalinya masuk, 10 menit kemudian?? Hilang!!!

#how : 3. Iya solusinya gimana???? Tweet kali ini pas banget buat org yg lagi nyari tips gmna cranya rapid entry. forgot lost.

#how : 4. Perlu diketahui. Setiap menghafal itu pasti ada saja yg lupa. Itu sebabnya diwajibkan 'mengulang hafalan' agar tdk cepat hilang

#how : 5. Gunakan alQuran khusus utk ngafal. Jangan sampe ganti-ganti Quran.
















#how : 6. Setiap 1 ayat dipotong menjadi beberapa bagian. Seperti contoh di bawah.
















#how : 7. Kalau sudah dipotong. Ulangi potongan ayat tsb sbnyak 20x .
















#how : 8. Contoh gambar di bawah (1 Ayat yg sudah dipotong2) kalau sudah 1 Ayat. Baca 1 Ayat penuh sebanyak 15x
















#how : 9. Bikin lipatan-lipatan kertas (sprti contoh di bawah) sebanyak 20 kertas.
















#how : 10. Setiap baca 1 Ayat pisahin 1 kertas. (Ini hanya media supaya kita ga lupa pas ngulang Ayat sampe 20x)

















#how : 11. Semoga berhasil :)

***

(surya/gq)