Selasa, 30 Juli 2013

Pengumuman Hasil Tes Seleksi Masuk Pesantren Griya Qur'an Gel.II TA.2013/2015




BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM
SURAT KEPUTUSAN
NO. 03/SPSB/GQ/07/2013
TENTANG HASIL TES SELEKSI MASUK
PESANTREN TAHFIZH GRIYA QUR'AN
TAHUN PELAJARAN 2013/2015

Dengan bertawakkal kepada Allah SWT., Panitia Penerimaan Santri Baru Tahfizh Griya Qur'an, setelah:
a. Memperhatikan
  1. Hasil Tes Seleksi Masuk Pesantren Tahfizh Griya Qur'an Tahun Pelajaran 2013/2015
  2. Nilai Tes Al-Qur`an (Bacaan, Hafalan dan Tajwid), Tsaqofah Islamiyah, Wawancara, (lisan)
  3. Hasil rapat tim penguji seleksi masuk Tahfizh Griya Qur'an Tahun Pelajaran 2013/2015
b. Menimbang
Bahwa untuk hal tersebut perlu segera mengeluarkan keputusan
c. Memutuskan
d. Menetapkan
  1. Hasil Tes Seleksi masuk Pesantren Tahfizh Griya Qur'an Tahun Pelajaran 2013/2015 sebagaimana terlampir.
  2. Kelulusan dibagi menjadi dua kriteria; Lulus Murni dan Lulus Cadangan
  3. Peserta tes yang dinyatakan Lulus Cadangan akan dihubungi dan diterima bila ada santri yang dinyatakan Lulus murni mengundurkan diri.
Keputusan ini tidak dapat diganggu gugat kapan dan oleh siapa pun.
Ditetapkan di Depok,
30 Juli 2013

Drs. H.M. Taufik Zoelkifli, MM.            
Direktur Pesantren Tahfizh Griya Qur'an        

Keterangan:
  1. Bagi orang tua/wali peserta tes yang Lulus Murni bisa langsung membawa anaknya ke Pesantren Griya Qur'an mulai dari tanggal 19-22 Agustus 2013
  2. Bila sampai tanggal 22 Agustus 2013 calon santri belum datang maka kami akan ganti dengan calon santri Lulus Cadangan.
  3. Bagi yang belum jelas silahkan Hubungi ust. Suryanto (085210889115) & ust. Ahmad Muadzin (08567427984)

Lampiran Surat Keputusan
NO. 03/SPSB/GQ/07/2013
Hasil Tes Seleksi Masuk Pesantren Tahfizh Griya Qur'an Tahun Pelajaran 2013/2015 Gelombang II :

A. Lulus Murni

1.   Abd Ali Mahmud -Riau 29-Aug-95
2.   Abdul Aziz - Lombok  16-Nov-95
3.   Ahmad Soleh -
Riau 18-Aug-91
4.   Fakhrurrahman -
Bima 10-Apr-98
5.   Farhan Alkautsar -
Bekasi 24-May-95
6.   Hifdzul Aziz -
Bekasi 20-Jan-94
7.   Huzaifah -
Bekasi  23-Jul-95
8.   M Fadhilah Azzam -
Bekasi 9-Sep-97
9.   Moh Ikhwan -
Bekasi 16-Nov-92
10. Moh Mus'ab -
Bekasi 11-Aug-94
11. Muridin Bin Mukhtar -
Bima 6-Mar-93
12. Musli Arsyad -
Menado 19-Jan-99
13. Zulkifli -
Sul-Sel 8-Nov-94


B. Lulus Cadangan


1.  Khalid Dhia Ul Haq - Riau 23-Nov-95
2.  Imran J
- Sul-Sel 3-Jul-89


Hasil Tes Seleksi Masuk Pesantren Griya Qur'an Gel.II TA.2013/2015 berbentuk PDF Download





Senin, 29 Juli 2013

Visi & Misi





VISI DAN MISI

Visi      :

Melahirkan Generasi Al-Qur’an yang hafal, paham dan mangamalkan isi Al-Qur’an secara syumulmutakammil

Misi :

1.      Mendidik generasi muda Indonesia untuk menghafal Al-Qur’an.
2.      Mendidik generasi muda Indonesia untuk memahami Al-Qur’an.
3.      Mendidik generasi muda Indonesia untuk memahami Islam secara syumul mutakammil dalam teori dan praktek.
4.      Mendidik generasi muda Indonesia untuk menjadi para da'i yang qur'ani sehingga dapat menyampaikan nilai-nilai Al-Qur'an kepada masyarakat dengan baik.

Jamaah Umroh Pesanten Tahfizh Griya Qur'an Angkatan 2011-2013

 
Di Depan Makam Syuhada Uhud

Peserta Umroh Ramadhan Pesantren Tahfidz Griya Qur'an berziarah ke Makam Para Syuhada di Jabal Uhud. Dimakamkan di situ antara lain Hamzah ra., paman Rasululloh saw yg berjulukan Singa Allah. Dan juga Mush'ab bin Umair, da'i pertama Islam yang dikirim Rasululloh saw ke Yastrib yang kemudian berganti nama menjadi Madinah.



Masjid Nabawi, Madinah

Santri2 GQ bersama saudara2-nya Para Penghafal Al-Qur'an dari Nigeria, berpose di depan payung-payung Masjid Nabawi di kota Madinah.










Jabal Rimah

Santri GQ berada di atas Jabal Rimah, bukit tempat para pemanah Tentara Muslim berada pada Perang Uhud. Sayangnya mereka tidak menta'ati perintah Nabi Muhammad saw untuk tetap berada di posisi itu walaupun sudah menang. Akibatnya ketika sebagian besar pasukan pemanah turun dari Jabal Rimah untuk menikmati harta rampasan perang, kaum kafir Quraisy bisa masuk kembali menyerang kaum Muslimin.

Jumat, 26 Juli 2013

Assalamu'alaikum Pak Haji!


Setiap kali saya memakai peci putih, selalu saja para satpam Bank, penjaga toko, pramuniaga, pramugari, dan lain sebagainya menyapa saya dengan sebutan “Pak Haji”. Ya benar, Alhamdulillah, saya pernah menunaikan rukun Islam yang kelima itu. Tapi itu sudah lama sekali, dan saya kan tidak mengumumkannya pada mereka? Tapi kalau saya mencopot peci putih saya, maka orang-orang tidak lagi memanggil saya dengan “Pak Haji” . Walaupun saya sudah pernah haji.

Teman saya kalau naik pesawat terbang tidak mau memakai peci, apalagi peci putih.

“Merugikan”, katanya.

“Emang kenapa, Bro?”

“Kalau ane pake peci, nanti pramugari segan untuk ngajak becanda”, jawabnya.

Hehehe, padahal tidak begitu juga. Pramugari yang menjalankan SOP (Standard Operation Procedure) dengan benar pasti akan memperlakukan para penumpang dengan setara. Baik yang berpeci haji, peci hitam, topi cowboy, blangkon atau yang tidak bertopi.

Sebenarnya kalau dipikir-pikir, justru lebih “menguntungkan” memakai peci haji. Karena seperti itu tadi…, aura kita di hadapan orang jadi berbeda. Jadi lebih religious. Selain mereka biasanya akan menyapa dengan sebutan “Pak Haji”, mereka juga tidak akan berani macam-macam dengan kita. Para gadis akan segan bergenit-genit di hadapan kita. Polisi lalu lintas berlaku lebih sopan. Marketer kartu kredit dan asuransi juga berkurang agresivitasnya. Dan yang paling menguntungkan adalah: kita sering didoakan oleh orang-orang di sekitar kita dengan doa “Assalamu’alaikum Pak Haji!”







Penulis : Ust. Drs. H.M. Taufik Zoelkifli, MM
Beliau merupakan Direktur Pesantren Tahfizh Griya Qur'an
Sumber: http://emtezet-world.blogspot.com/2012/04/assalamualaikum-pak-haji.html